BERBAGI

MATARAM-Pemkot Mataram didorong mengembangkan sport tourism. Tujuannya agar bisa memberi nilai tambah bagi perekonomian serta pembangunan kota secara keseluruhan.

Ide ini disampaikan Ketua KONI NTB H Andy Hadianto di sela-sela diskusi akhir pekan Nusatenggara Centre (NC 1999) dengan tema “Olahraga dan Pembangunan untuk Masyarakat Mataram Sehat dan Produktif”.

Andy yang menjadi narasumber di kegiatan ini menyebut sport tourism bisa berupa penyelenggaraan event olahraga yang dipadukan dengan agenda pariwisata. Program tersebut diharapkan mampu menjadi magnet untuk menyedot para wisatawan. Baik lokal maupun mancanegara untuk hadir di Mataram. Sehingga berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi kota.

Pemkot saat ini menurutnya harus berani membuat event-event internasional. Namun pemerintah tidak bisa dibebankan sepenuhnya. Perlu adanya sponsor dari perusahaan-perusahaan besar.

“Karena itulah event yang dibuat harus dikemas dengan baik agar mampu menarik para sponsor,” ungkapnya.

Usulan Andy ternyata relevan dengan agenda prioritas yang sedang dilaksanakan dinas pemuda dan olahraga Kota Mataram. Kepala dinasnya, Mansur memaparkan upayanya yang sedang menata fasilitas olahraga seperti Mataram Water Park (MWP) yang ada di jalan Udayana.

“Di tengah keterbatasan lahan yang dimiliki Kota Mataram, diperlukan kreativitas kita untuk merevitalisasi lahan-lahan milik pemkot yang bisa dimanfaatkan menjadi sarana olahraga,” terang kepala dinas yang bertugas belum genap dua bulan ini.

Sport tourism di mata wartawan senior, Nasrudin Zein memiliki nilai berita yang layak dimuat oleh media. Media menurutnya, memiliki standar berita untuk dimuat. Oleh karena itu penting bagi pemerintah untuk selalu menghadirkan event-event yang memiliki keunikan, daya tarik nasional, dan internasional. Sehingga layak untuk dipublikasikan di media massa.

Dalam konteks inilah pentingnya kerja sama antara pemerintah dan media massa agar pers bisa berpartisipasi dalam publikasi sekaligus promosi event olahraga.

Diskusi dengan tema “Olahraga dan Pembangunan untuk Masyarakat Mataram Sehat dan Produktif” ini dihadiri oleh 40 orang lebih peserta yang berasal dari pelaku olahraga seperti atlet, pelatih dan pengurus KONI dan cabang olahraga. Ada juga unsur mahasiswa, dan masyarakat lainnya.

Tiga narasumber yang dihadirkan oleh NC adalah ketua KONI NTB, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Mataram Mansur , dan Nasrudin Zein.

Ketua DPRD Kota Mataram H Didi Sumardi yang hadir memberi pengantar dan catatan akhir diskusi berharap, olahraga harus mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat Kota Mataram. Melalui diskusi ini juga dapat memberikan sebuah rekomendasi bagi para pembuat kebijakan. Karena di beberapa negara maju, olahraga menjadi sebuah elemen yang mendapat perhatian khusus dari pemerintah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here